September 2, 2016

Air Sadapan Tanaman Harendong Sebagai Obat Batuk

Tanaman Harendong/Senggani
Mungkin sekarang Anda sudah tahu yang namanya tanaman Harendong (Senggani). Saya yakin banyak dari kalian yang sudah mengenal tanaman tersebut karena sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya tentang harendong. Beberapa blogger hampir semua menampilkan beberapa khasiat dari tanaman harendong tersebut. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh tanaman Harendong, mulai dari hepatitis, diare, basiler, sariawan, haid yang berlebihan, perdarahan pada bagian rahim, keracunan, berak darah, wasir darah, sariawan, dan lainnya.

Padahal ada satu lagi yang mungkin lupa atau belum diketahui oleh Anda bahwa ada lagi khasiat dari tanaman harendong sebagai Obat Batuk.

Pohon Aren dan Kelapa
Yaitu dari air sadapan dari tangkai yang dipotong, di ujung bekas potongan tadi diberi plastik diikat agar air cucuran sadapan tidak meleleh keluar. Agar mendapatkan hasil yang banyak dari sadapan biarkan tunggu semalam, besok bisa dicek kembali apakah sudah cukup air sadapan untuk digunakan sebagai obat batuk. Coba lihat gambar disebelah kiri tulisan, itu adalah pohon Aren dan Kelapa yang disadap sebagai Contoh saja. Bedanya tangkai pohon enau atau aren sudah melengkung dari asalnya karena berat sama buahnya akhirnya melengkung sendiri. Prosesnya hampir sama tapi harendong lebih gampang.

Untuk lebih jelasnya proses sadapan pada pohon harendong sebagai berikut:

  1. Cari atau pilih tangkai harendong yang tidak terlalu keras untuk bisa dilengkungkan lalu potong ujung tangkai dengan pisau.
  2. Kemudian lengkungkan tangkai tersebut 90 derajat sampai mengarah ke tanah agar air sadapan turun.
  3. Untuk menahan agar tangkai itu tetap melengkung, maka harus memakai tali dari ujung tangkai kira-kira 10 cm, diikat ke pohonnya atau kemana saja untuk menahannya.
  4. Siapkan kantong plastik lalu masukan dan tutupi ujung tangkai tadi yang telah dipotong kira-kira 5 cm dari arah ujung untuk menampung air sadapan.
  5. Silahkan buat lagi dari tangkai lain seperti diatas untuk memperoleh hasil yang banyak.
  6. Diamkan dan tunggu semalaman untuk memperoleh air sadapan yang banyak, kemudian bisa diambil besoknya.
  7. Minum hasil air sadapan tersebut untuk menghilangkan penyakit batuk.
Demikian tips atau cara mengambil air sadapan dari tanaman harendong sebagai Obat Batuk Alami. Tidak hanya dari tanaman harendong saja yang mempunyai khasiat dan kegunaan sebagai obat batuk, tapi dari tanaman lain juga ada seperti tanaman alang-alang, pohon randu dan lain-lain. 


Semoga tips ini bermanfaat buat Anda karena saya sendiri sudah merasakan khasiat dari air sadapan harendong tersebut. Kalau memang sakit Anda berlanjut segera hubungi dokter. Karena semua hasil bervariasi tergantung kecocokan obat pada tubuh Anda. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

August 27, 2016

Beberapa Khasiat Tanaman Harendong (Senggani)

Tanaman Senggani
Apakah Anda tahu tanaman Harendong? Tanaman yang satu ini sangat mudah ditemukan terutama di kawasan perkampungan. Beberapa orang sering menjadikan Harendong sebagai lalapan nasi dan sambal karena rasanya yang enak dengan baunya yang khas. Tanaman yang juga dikenal dengan nama Senggani ini, biasanya tumbuh di kawasan yang mendapatkan sinar matahari yang cukup seperti lereng gunung, daerah semak belukar yang tidak terlalu rimbun, dan lainnya.

Tanaman ini banyak ditemukan di daerah atau kawasan lereng gunung atau daerah semak belukar yang tidak terlalu rimbun dan cukup mendapatkan sinar matahari yang cukup. Disitu tanaman ini bisa tumbuh.

Ciri tanaman ini dapat dikenali dari fisiknya yang tegak, dengan ketinggian antara 0,5 sampai 4 meter, bersisik, memiliki banyak cabang, dan berambut. Daunnya sendiri tunggal, memiliki tangkai, dan letaknya berhadapan bersilangan. Sedangkan, helai daunnya berbentuk bundar telur, ujungnya lancip, tepiannya rata, dan permukaannya berambut pendek. Buahnya yang masak tampak merekah dengan warna ungu kemerahan.

Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4 - 1 8, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, warnanya cokelat. Buahnya dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Perbanyakan dengan biji.

Komposisi kandungan kimia yang terdapat di dalam Harendong antara lain berupa saponin, tanin dan flavonoid. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh tanaman Harendong, mulai dari hepatitis, diare, basiler, sariawan, haid yang berlebihan, perdarahan pada bagian rahim, keracunan, berak darah, wasir darah, sariawan, dan lainnya.

Nama Lokal :
Harendong (Sunda);
Kluruk, Senggani (Jawa);
Senduduk (Sumatera);
Kemanden (Madura);
Yeh mu tan (China).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Harendong sebagai obat tradisional, dapat mengobati penyakit diantaranya: Disentri Basiler, Berak Darah (Melena), Diare, Gangguan Pencernaan (Dispepsi), Haid Berlebihan, Hepatitis, Keputihan (Leukorea), Keracunan Singkong, Pembekuan (Tromboangitis), Pendarahan Rahim, Radang Dinding Pembuluh Darah, Sariawan, Wasir Darah, Dll.



Bagian yang digunakan: Daun, Akar, Buah, dan Biji.

Cara Pemakaian :

Akar sebanyak 30 - 60 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar atau yang telah dikeringkan digiling halus lalu dibubuhkan, pada luka bakar atau luka berdarah. Luka tersebut lalu dibalut. 

Contoh Pemakaian :

1. Bisul 
Daun harendong segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

2. Diare 
Daun harendong muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis, dan 3 lembar daun sembung, semuanya bahan segar setelah dicuci lalu direbus dengan 1 1/2 gelas air bersih sampai tersisa 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

3. Disentri basiler
Daun harendong dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

4. Keputihan 
Daun harendong segar sebanyak 2 genggam, jahe, dan bengle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, lalu direbus sampai airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. 

Catatan: Jahe dan bengle dapat diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua. 

5. Menetralkan Racun 
Singkong Akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu minum sekaligus.

6. Perdarahan Rahim 
Biji harendong sebanyak 15 g digongseng (goreng tanpa minyak) sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

7. Sariawan
Daun harendong muda sebanyak 2 lembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Demikian sedikit info Beberapa Khasiat Tanaman Harendong (Senggani) yang saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Senggani.